peluang usaha

Cinta sejati itu menyembuhkan tidak menyakitkan."



Ibnu Athaillah, berkata :
la yukhriju asy syahwata illa khaufun muz'ijun aw syauqun muqliqun! Artinya tidak ada yang bisa mengusir syahwat atau kecintaan pada kesenangnn duniawi selain rasa takut kepada Allah yang menggetarkan hati, atau rasa rindu kepada Allah yang membuat hati merana!


"Coba resapi baik-baik kata-kata ulama besar dari Iskandaria ini. Kecintaanmu pada dia yang belum halal bagimu dan menyiksa dirimu itu adalah syahwat. Hampir semua orang yang jatuh cinta itu merasakan apa yang kau rasakan. Dan perasaan seperti itu tidak akan bisa kau keluarkan, kauusir dari hatimu kecuali jika kau memiliki dua hal.


Pertama, rasa cinta kepada Allah yang luar biasa yang menggetarkan hatimu. Sehingga ketika yang ada di hatimu adalah Allah, yang lain dengan sendirinya menjadi kecil dan terusir.


Kedua, rasa rindu kepada Allah yang dahsyat sampai hatimu merasa merana. Jika kau merasa merana karena rindu kepada Allah, kau tidak mungkin merana karena rindu pada yang lain. Jika kau sudah sibuk memikirkan Allah, kau tidak akan sibuk memikirkan yang lain.


"Karena hatimu miskin cinta dan rindu kepada Allah, jadinya kau dijajah oleh cinta dan rindu pada yang lain. Saat ini yang menjajah hatimu adalah rasa cinta dan rindumu pada dia yang selalu kau rindu, selalu kau puja, selalu kau damba. Kau harus tahu perasaan seseorang tidak bisa mengubah hukum syariat.
"Benar. Mencintai makhluk itu sangat berpeluang menemui kehilangan. Kebersamaan dengan makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta kepada Allah yang tidak. Jika kau mencintai seseorang ada dua kemungkinan diterima dan ditolak. Jika ditolak pasti sakit rasanya. Namun jika kau mencintai Allah pasti diterima. Jika kau mencintai Allah, engkau tidak akan pernah merasa kehilangan. Tak akan ada yang merebut Allah yang kaucintai itu dari hatimu. Tak akan ada yang merampas Allah. Jika kau bermesraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau tidak akan pernah berpisah dengannya. Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah darimu.


Kecuali kamu sendiri yang berpisah dariNya. Cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan adalah cinta kepada Allah 'Azza wa Jalla."


So, cintailah dia, jangan sampai melebihi cintamu kepada Allah dan Rosulullah, cintailah dia sewajarnya. Jika memang jodoh pasti Allah akan memberikan kemudahan. Ketika kamu sudah benar-benar mencintai seseorang dan banyak berharap kepadanya, ternya dia tidak mencintaimu, atau kamu terlambat menyatakan cinta ataupun terlambat mengkhitbahnya ketahuilah itu namanya bukan jodoh, dan ketahuilah setiap orang memiliki jodohnya masing-masing, ketentuan itu milik Allah, Hak kita yaitu untuk berusaha dan terus berusaha, serta tawakal seterusnya itu milik Allah. Jangan bersedih atas apa yang telah menimpamu,,, Mari kita kembali pada Allah SWT. —


Sent from my Windows Phone

0 comments:

Posting Komentar

Bagaimana tanggapan Anda

Popular Posts Today